Otak seperti sedang dibius
Sebuah studi menyebutkan jika Anda jatuh cinta, laju hormon oxytocin, dopamin, adrenalin, dan vasopressin dalam otak menjadi lebih cepat. Efek tersebut ternyata sama ketika Anda menghisap heroin.
Menjadi orang yang lebih hangat
Beberapa jam
yang lalu, Anda kelihatan cuek. Namun ketika bertemu dengan orang yang
Anda cintai, tiba-tiba Anda bisa bercerita lepas tentang masa kecil yang
konyol. Perubahan sikap menjadi lebih akrab dan hangat ini ternyata
disebabkan karena perasaan jatuh cinta.
Hati berdesir
Anda tahu perasaan mendengarkan lagu favorit yang bisa membuat hati berdesir bukan? Nah, hal seperti itu juga terjadi ketika Anda sedang jatuh cinta dengan seseorang.
Menganggapnya sempurna
Jatuh cinta juga akan
membuat Anda berpikir kurang rasional. Ada waktu saat Anda sangat memuja
si dia dan menganggapnya sempurna. Bahkan orang tercantik atau
tertampan yang pernah ada pun masih kalah menarik dengan si dia.
Menjadi orang yang lebih ramah
Hormon oxytocin
yang dihasilkan ketika jatuh cinta juga memiliki efek samping yang
cukup aneh. Sebab jika biasanya Anda cenderung ketus pada seseorang,
sikap itu akan berubah menjadi lebih ramah dan supel.
Jarang sakit kepala
Selalu mengeluh dengan
rasa sakit di kepala? Jangan buru-buru mengonsumsi ibuprofen. Pasalnya
peneliti menemukan jatuh cinta mampu meningkatkan hormon oxytocin sekaligus menurunkan risiko migrain. Jadi daripada minum obat, jatuh cinta saja!
Kondisi pupil
Saat melihat orang yang
dicintai, pupil mata Anda akan membesar. Aneh ya? Rupanya peneliti pun
menemukan orang dengan pupil mata lebar dinilai lebih menarik.
Jarang stres
Berciuman akan membuat cinta
Anda semakin kuat pada pasangan. Uniknya, aktivitas itu juga membuat
hormon cortisol meningkat dan menurunkan risiko stres.
Itulah hal-hal aneh yang terjadi saat jatuh cinta. Semuanya tidak
terlalu buruk bukan? Sebaliknya, banyak manfaat yang bisa didapatkan
jika Anda jatuh cinta.:)