1. Menjadi "self-first"
Yang dimaksud adalah untuk benar-benar mengenal diri sendiri. Apa yang
Anda inginkan dalam suatu hubungan dan dalam hidup? Apa yang membuat
Anda bahagia setiap hari? Apa sebenarnya komitmen Anda dalam hubungan?
Apa hal yang harus Anda sertakan ketika menjalani kehidupan? Bagaimana
kehidupan yang sebenarnya Anda inginkan? Luangkan waktu sejenak untuk
lebih mengenal sekaligus mencintai diri sendiri, luar dan dalam.
2. Berpikir positif
Sulit memang untuk memikirkan
sesuatu yang positif setelah putus cinta. Coba temukan waktu yang baik
untuk memikirkan segala yang baik tentang hubungan Anda.
3. Mulai buka pandangan
Ada
yang bilang, untuk melupakan seseorang, Anda harus mendapatkan orang
lain. Ini memang bukan tipe semua orang, tetapi percayalah bahwa ini
memang bisa mengalihkan pikiran dan mengobati sakit hati. Cobalah untuk
melakukan satu atau dua kencan. Tak perlu serius.
4. Ambil pelajaran
Di balik semua kejadian,
pasti ada hikmah. Itu pasti. Jika Anda bisa melihat setiap perpisahan
sebagai pembelajaran, Anda akan merasa jauh lebih baik. Alih-alih marah
sepanjang waktu, ambil satu atau dua hal tentang hubungan romantis
terakhir Anda. Dengan cara itu, Anda tidak akan membuat kesalahan yang
sama.
5. Ingat, pintu sekarang terbuka
Jika dipikir
kembali, Anda akan merasa lega setelah putus cinta. Karena, meski ia
adalah seorang pria yang baik secara keseluruhan, tetapi akhirnya Anda
tahu dia bukan seseorang yang Anda butuhkan. Ada begitu banyak yang
hilang di luar sana, dan Anda harus merasa beruntung bisa menemukannya
kembali.